Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ibnu Taimiyah

Status WA 17

Gambar
 1. Surat Al Kautsar mengandung makna yang luarbiasa besar walaupun hanya terdiri dari 3 ayat. Surat ini adalah salah satu surat yang "menghibur" Nabi Saw. atas perlakuan dan perkataan orang-orang kafir Quraisy yang mengejek beliau sebagai "batara" atau orang yang terputus keturunannya karena semua anak lelaki beliau wafat. Ayat ini diawali dengan kata "inna" "sesungguhnya", sebagai penegasan yang kuat, bahwa Allah memberi nikmat yang sangat banyak. Yang tidak terhitung jumlahnya. Kalau ada satu kenikmatan yang hilang darimu, masih banyak lagi kenikmatan yang lainnya. Maka bersyukurlah dengan mengerjakan shalat dan berkurban. Dan ayat terakhir juga diakhiri kembali dengan "inna" "sesungguhnya" justru merekalah, yaitu orang-orang kafir yang menghina itu, yang terputus dari rahmat Allah. Sedangkan kamu, Muhammad, namamu terus dikenang dan menjadi teladan sepanjang zaman.  2. Said bin Jubair, ulama tabiin, kepalanya dipenggal...

Status WA 13

Gambar
1. Walaupun lelah jangan lupakan Allah. Bila tidak bisa berdiri, duduk. Bila tidak bisa duduk, berbaring. " (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka." (QS. Ali Imran: 191) 2. Kyai Abdus Shomad Al Falimbani, ulama pejuang dari Palembang, sebelum berjihad melawan penjajah, menyuruh santri-santrinya membaca, sebanyak-banyaknya, La ilaha illallah . Rasulullah Saw. bersabda, "Perbaharuilah iman kalian dengan banyak membaca La ilaha illallah." (HR. Bukhari) Perbaharuilah semangat, keberanian dan kekuatan kalian dengan banyak membaca La ilaha illallah. 3. Ilmu, kata Imam Syafi'i, mendorong kita beramal.  Semakin banyak ilmu, semakin banyak yang mengingatkan, semakin banyak yang menasehati, semakin memotivasi kita untuk be...

Status WA 7

Gambar
1. Selama 40 hari dalam perut ikat Paus, Nabi Yunus As. berzikir terus menerus, La ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadz dzalimiin , tiada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim. Hingga akhirnya Allah keluarkan beliau dari perut ikan itu. "Maka, kalau sekiranya dia (Yunus) tidak termasuk orang-orang yang banyak berzikir, niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkita." (QS. Ash Shaaffat: 143-144) 2. Salah satu fadhilah puasa adalah junnah atau perisai. Puasa dari berkata keji, marah, berkata kasar, jorok, berdusta dst. Seolah-olah puasa itu adalah perisai seorang muslim dari berbuat dosa. Maka, alangkah nikmatnya puasa bagi orang yang menjalankannya dengan penuh keikhlasan dan kesabaran. Tidak heran, karena keinginan untuk terus menerus berpuasa, sahabat Nabi terkemuka, Abdullah bin Amr bin Ash Ra. berpuasa Daud hingga masa tuanya.  3. Ada satu kaidah menarik yang disampaikan Syaikhul Islam Ibnu ...

Hakikat Mempelajari Ilmu Agama

Gambar
Mempelajari ilmu agama bukanlah agar ingin disebut ahli ilmu agama atau dapat menang dalam debat atau untuk merendahkan orang yang dibawahnya. Tapi menuntut ilmu agama adalah untuk meraih maqam takut kepada Allah. "Setiap yang takut kepada Allah maka dialah orang yang Alim, dan ini adalah haq. Dan bukan berarti setiap yang alim akan takut kepada Allah." (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah dalam kitab Majmu Fatawa)

Adab Kepada Dua Ulama yang Berbeda Pendapat

Gambar
Akhlak seorang muslim kepada saudaranya adalah cerminan hatinya yang bersih. Maka melahirkan kasih sayang yang sangat indah diantara keduanya. Asyiddau alal kuffar dan Ruhama bainahum adalah dua karakteristik yang dimiliki umat Nabi Muhammad Saw.  Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah adalah seorang mujtahid di madzhab Hanbali. Meski banyak perbedaan pandangan, Ibnu Taimiyyah tetap menghormati ulama madzhab lain. Pada suatu saat, ‘Alauddin Al Baji (724 H), salah satu ulama madzhab As Syafi’i, mutakallim dari kalangan Asy`ari, yang mempunyai majelis perdebatan bertemu dengan Ibnu Taimiyah. Al Baji berkata kepada Ibnu Taimiyah: ”Bicaralah, kita membahas permasalahan denganmu.” Akan tetapi Ibnu Taimiyah menjawab,”Orang sepertiku tidak akan berbicara di hadapan Anda, tugasku adalah mengambil faidah dari anda.” ( Tabaqat As Syafi’iyah Al Kubra , 10/341) Syaikh Syamsuddin Ad Diruthi adalah ulama besar, seorang faqih Mesir bermadzhab Asy Syafi’i, pensyarah kitab Al...

Manfaat dari Menulis Pemikiran Kita Sendiri

Gambar
Saya berpikir, alangkah pentingnya menulis pemikiran kita dalam sebuah tulisan ataupun buku. Agar orang tahu apa sejatinya kita. Agar orang bisa langsung membaca dan mengomentari pemikiran kita dan mengungkap tentang benar atau tidaknya diri kita. Bukan sebatas kata fulan dan fulan tentang kita, yang bisa saja salah memahami sejatinya kita. Saya mengambil satu contoh saja. Yaitu sosok Imam Abu Hasan Asy Syadzili. Beliau adalah pendiri tarekat Syadziliah. Sekilas dari sejarah  yang saya baca tentang diri beliau, beliau adalah sufi yang hanif atau dalam bahasa Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, shufiyyah al haqaiq. Selain dikenal sebagai seorang sufi, beliau juga dikenal sebagai ahli hadits dan fuqaha terutama mazhab Maliki. Keahlian ini membuatnya memiliki pengendalian diri terhadap segala bentuk aktivitas kesufiannya. Baginya, mengikuti sunnah Rasulullah merupakan sebuah syarat untuk sukses melangkah di jalan kesufian. Pemikiran ini sepertinya tidak jauh berbeda dengan pemikir...

Menjaga Adab Terhadap Ulama

Gambar
Bagi saya, Ibnu Taimiyah itu adalah seorang pemikir besar seperti halnya Al Ghazali, Ibnu Hazm, Al Qurthubi, dsb. Pendapatnya bisa diterima dan juga bisa ditinggalkan sebagaimana juga pendapat ulama lainnya. Oleh karena itu, mereka yang menghina ulama seperti Ibnu Taimiyah atau Al Ghazali atau yang lain, sungguh mereka adalah orang-orang yang kurang adab. Dan, ilmu mereka menjadi rusak karena kurang adab terhadap ulama.

Jangan Diam, Jadilah Pembela Islam!

Gambar
Saya teringat dengan apa yang disampaikan oleh guru saya, Prof. Dr. Afif Muhammad, salah seorang guru besar UIN Bandung. Dalam suatu ceramahnya beliau berkata, dengan mengutip perkataan Imam Abul A'la Al Maududi, "Bila kita baru mempunyai silet untuk dapat menebang pohon, maka tebanglah pohon tersebut dengan silet tersebut!" Saya menangkap pesan tersebut bahwa seorang muslim mestilah memiliki sumbangsih sedikit atau banyak untuk kejayaan Islam. Bila kita tak punya harta benda untuk bersedekah, kita masih punya ilmu, tenaga, dan waktu yang dapat kita gunakan untuk memberikan manfaat bagi orang lain. Jangan hanya karena kita tidak punya harta untuk bersedekah, lalu kita, juga berhenti dari memberi manfaat dan kebaikan untuk orang lain. Kadang saya geram dengan tulisan yang dibuat oleh orang-orang sekuler. Saya berkata dalam hati, jika saya punya kemampuan menulis maka akan saya hadapi mereka. Beberapa artikel pun berhasil saya buat untuk melawan pemikiran mereka. Na...

Perpecahan Mujahidin Suriah

Gambar
Kabarnya di Suriah terjadi pertempuran antar faksi mujahidin. Saya sedih sekali. Padahal jika mereka orang-orang yang beriman, mereka pasti bersatu. Oleh karenanya mereka lebih pantas untuk bersatu ketimbang bersatunya orang-orang kafir, kaum munafikin, dan kaum fasiqin. Perpecahan ini membuat kemenangan semakin jauh dari kaum mujahidin. Karena salah satu syarat kemenangan adalah persatuan dalam  barisan yang kokoh. Tidakkah mereka belajar dari Afghanistan? Pada awalnya kaum mujahidin bersatu untuk mengusir penjajar Soviet. Namun setelah berkuasa, mereka malah berpecah belah antara satu dengan lainnya. Mereka saling bunuh dan saling tikam padahal mereka sesama muslim dan sesama pejuang di jalan Allah. Akhirnya mereka menjadi lemah dan orang-orang kafir dan kaum munafikin merebut kekuasaan dari mereka. Akibat perpecahan, tujuan mulia yang para mujahid ingin tegakkan, tidak terlaksana. Imam Ibnu Taimiyah berkata, “Perpecahan umat yang telah menimpa para ulama, para masyayik...

Dahsyatnya Amal Seorang Mukmin (2)

Gambar
Sayyid Quthb dalam   Fizhilalil Quran   menjelaskan makna surat Al Ashr dengan sangat indah. Katanya, seorang mukmin dengan amalnya ibarat bunga yang tidak kuasa menahan wewangiannya.  Sejarah peradaban Islam yang agung telah menggambarkan kepada kita tentang kehebatan dan kedahsyatannya dalam berkarya. Gedung-gedung dengan nilai seni dan arsitektur tinggi bertebaran di mana-mana dan menjadi sejarah dunia yang elok untuk disaksikan. Buku-buku yang ditulis oleh para ulama begitu banyak jumlahnya dan sebagian di antaranya masih bisa kita baca hingga kini. Tapak-tapaknya masih terasa menunjukkan betapa besar dan hebatnya peradaban pada saat itu. Semangat itu tidak lain muncul dari keimanan yang kokoh dan kuat. Bila saja 313 muslim tidak mau berperang melawan kafir Quraisy yang jumlahnya lebih dari seribu orang pada perang Badar, maka berhentilah peradaban itu. Bila Thariq bin Ziyad dengan bala tentaranya yang tidak begitu banyak tidak berani menyerang orang-orang ...

Bacalah dengan Menyebut Nama Tuhanmu

Gambar
Lebah madu memiiki karakteristik yang benar-benar unik. Keunikan itu telah menjadi diskusi dan penelitian banyak ilmuwan dari zaman dulu hingga zaman sekarang. Seolah dari keunikan tersebut ingin menyebutkan sebuah keajaiban. Yaitu keajaiban seekor binatang. Ya, hanya seekor binatang dari jutaan bahkan milyaran binatang lainnya. Apa keunikan dari lebah madu? Saya mencatat setidaknya ada empat keunikan. Pertama,  lebah madu membangun sarangnya dengan sangat cermat, efisien dan efektif. Sarangnya berbentuk heksagonal (segi enam). Kita layak bertanya, mengapa harus heksagonal? Bukan segitiga atau segi empat atau yang lain misalnya? Hal ini menjadi pertanyaan serius yang kemudian hari diteliti dan dijawab oleh sejumlah ilmuwan. Ahli matematika memberikan alasannya:  "Struktur segi enam adalah bentuk geometris yang paling cocok untuk memanfaatkan setiap area unit secara maksimum" . Jika sel-sel sarang madu dibangun dengan bentuk lain, akan terdapat area yang tidak terpakai, ...

Syiah Mengkambinghitamkan Ibnu Taimiyah

Gambar
Saya terlibat diskusi dengan orang Syiah. Kali ini semakin terlihat betapa dangkalnya pemikiran orang syiah. Hanya karena mengutip perkataan Imam Ibnu Taimiyah, saya kemudian dituduh Wahabi oleh mereka.  Pertama,  keadaan mereka seperti pepatah yang mengatakan, gajah dipelupuk mata tak tampak, semut di seberang lautan tampak. Mereka meributkan perkataan Imam Ibnu Taimiyah yang hanya satu kutipan,  tapi anehnya tidak meributkan perkataan ulama-ulama lainnya seperti Imam Syafi'i, Imam Malik, dan Imam Ahmad.  Mengapa? Karena mereka takut kalau mereka menyerang para Imam Madzhab itu belang syiah mereka akan terlihat. Mereka menyadari psikologis kaum muslimin saat ini yang sangat kuat berpegang kepada imam madzhab yang empat. Menyerang 4 imam sama saja dengan menyerang ahlus sunnah yang hakiki, meskipun pada dasarnya ahlus sunnah itu bukan hanya dari empat imam saja.  Akhirnya mereka menyerang ulama yang paling besar perbedaan pendapatnya dengan kal...