Postingan

Menampilkan postingan dengan label sekuler

Kebangkitan Islam VS Sekulerisme

Gambar
Orang-orang sekuler atau mereka yang ingin meraih kemajuan bangsa dengan tanpa Islam harus mempelajari Muqaddimah karya Ibnu Khaldun. Ini bukan karena beliau orang Arab dan ulama. Mari kita kesampingkan dulu kepakarannya di bidang agama. Sesuatu yang paling dibenci kaum sekuler. Tapi mari kita pandang dirinya sebagai ilmuwan yang keilmuannya diakui dunia dari zamannya hingga kini. Salah seorang ahli sejarah terkemuka, Arnold Toynbee, mengatakan, "Kitab Muqaddimah-nya tentang filsafat sejarah tanpa ragu lagi merupakan pencapaian yang luar biasa, yang pernah diciptakan oleh akal manusia di sepanjang waktu dan tempat." Berkat buku itu, Arnold Toynbee terbimbing dalam menulis buku besarnya, A Study History yang terdiri dari 12 jilid. Dia menulis tentang kisah berdirinya 22 peradaban dalam sejarah manusia. Menurutnya, suatu peradaban akan berdiri dan maju dengan merespon tantangan tertentu baik berupa tantangan yang bersifat materi maupun sosial. Sebuah perad...

Sejarah Antara Penulis Sekuler dan Muslim

Gambar
Bila sejarah modern banyak ditulis oleh orang-orang sekuler, sejarah dimasa kejayaan Islam justru ditulis oleh para ulama. Sebut saja misalnya kitab Tarikh yang ditulis Imam Ath-Thabari, Imam Ibnu Atsir, Imam Ibnu Katsir, Imam As-Suyuthi, mereka selain ahli sejarah juga pakar dibidang ilmu agama. Seolah sejarah telah masuk dalam ilmu agama itu sendiri. Dampak penulisan sejarah akan jauh berbeda an tara penulis sejarah dari kaum sekuler dengan penulis sejarah dari para ulama. Yang pertama berupaya melepaskan ruh dan nilai-nilai agama yang terkandung di dalamnya sehingga seolah sejarah adalah milik mereka. Sedangkan yang kedua menuliskan sejarah apa adanya sambil memetik  ibrah  (pelajaran) yang terkandung di dalamnya. Bagi mereka yang pernah membaca buku   "Menemukan Sejarah"   atau buku   "Api Sejarah"   karya Prof. Ahmad Mansur Suryanegara, akan menemukan fakta-fakta mengejutkan yang tidak kita peroleh dari buku-buku sejarah yang kita baca waktu kita d...