Postingan

Menampilkan postingan dengan label yaman

Menyibak Tabir Syiah Kontemporer (2)

Gambar
Saya tidak setuju dengan pandangan dokter Joserizal yang melulu berpendapat bahwa konflik yang terjadi di Suriah adalah konspirasi zionis yang bermula dari  Arab Spring . Tampaknya dokter Joserizal lupa dengan pembantaian besar-besaran yang pernah dilakukan oleh Hafez Al Asad, bapaknya Bashar Al Asad, terhadap kaum muslimin Suriah terutama di kota Homs dan Hama pada tahun 1982. Puluhan ribu orang syahid, termasuk di antaranya adalah para ulama ahlussunnah. Syaikh Jabir Rizq, seorang ulama dari gerakan Ikhwanul Muslimin, menggambarkan pembantaian terhadap umat Islam Suriah di masa rezim Hafez Al Asad dalam bukunya yang berjudul,  "Ikhwan Dibantai Syiria" : Ada sebuah masjid dimana berkumpul para ulama dan jamaahnya. Lalu masjid itu kemudian ditembaki oleh tentara Asad hingga semua orang yang ada di masjid itu mati. Pada saat itu lebih dari 30.000 orang tewas, 88 masjid dan 3 gereja hancur serta puluhan ribu warga mengungsi dari tempat tinggalnya. Saat itu, tokoh-tokoh Ikh...

Menyibak Tabir Syiah Kontemporer (1)

Gambar
Dulu saya pernah kepincut dengan gerakan syiah seperti Hizbullah dari Libanon dan juga tokohnya seperti Khomaini. Pertama kali buku syiah yang saya miliki dan saya baca adalah karya seorang ulama syiah asal Libanon, Muhammad Husain Fadhlullah, yang berjudul Islam dan Logika Kekuatan. Alasan saya membelinya adalah karena judul dan sinopsisnya yang menarik. Saat itu saya masih duduk dibangku SMA. Tanpa pikir panjang dan pengetahuan saya yang terbatas mengenai syiah, saya menelan isinya begitu saja. Kakak saya yang mengetahui saya membeli buku tersebut pun ikut membacanya. Kakak saya saat itu juga sedang keranjingan membaca buku-buku Islam. Hanya saja, dia lebih paham bahaya tentang syiah dibanding saya. Setelah membacanya, kakak saya memberi beberapa catatan peringatan dibeberapa halaman buku tersebut, "Hati-hati ini pemikiran syiah!" Pada waktu itu saya tidak peduli dengan peringatan kakak saya tersebut. Sewaktu perang Hizbullah-Israel tahun 2006 lalu, saya semakin te...