Beginilah Ketidakadilan PBB
Saya terkesan dengan pernyataan Presiden Filipina yang mengancam akan keluar dari PBB karena ikut campur dengan kebijakan yang diambil pemerintah Filipina saat ini yang menghukum mati pengedar Narkoba. Setidaknya ini adalah contoh mereka yang berani menyuarakan ketidakadilan PBB. Bagaimana tidak? PBB begitu cepat bertindak dengan kebijakan yang baru dimulai dan kebijakan tersebut pun bisa dikatakan positif. Sementara ratusan ribu hingga jutaan orang terbunuh akibat kebiadaban Amerika dan Zionis mereka biarkan! Hingga saat ini PBB sangat bisa dikatakan mandul dalam menghasilkan tindakan yang efektif untuk menciptakan perdamaian dunia. Hal ini terjadi karena dua hal: Pertama, PBB berada di Amerika Serikat yang notabene sebagai polisi dunia. Kedua, adanya hak veto dan hanya dimiliki oleh 5 negara maju saja. Negara yang punya Hak Veto ini dapat membatalkan seluruh keputusan PBB meskipun Mayoritas negara telah menyetujuinya! Sebagai contoh Amerika Serikat memveto Palestina mesk...