Postingan

Menampilkan postingan dengan label aam amiruddin

Selagi Halal, Jangan Gengsi Mencari Nafkah

Gambar
Sedikit saya ceritakan tentang masa lalu saya. Pada awal umur 20 an saya sudah mulai mencari nafkah sendiri. Saya berjualan apa saja, yang penting halal. Mulai dari menjual bulpen, buku, makanan, hingga cairan penguras septictank. Setiap jumat saya berjualan di emperan masjid PUSDAI hingga pada akhirnya saya diberi lapak tersendiri oleh pihak masjid. Fasilitas itu membuat dagangan saya lebih laku daripada sebelumnya. Setiap minggu pagi saya berjualan di Telkom gegerkalong hi lir, di pengajiannya ustadz Aam Amiruddin. Minggu siangnya berdagang di depan masjid Daarut Tauhid saat pengajian Aa Gym. Saya juga memasukkan barang dagangan ke toko-toko. Ada yang cash dan ada yang konsinyasi. Saya merasakan bahwa berdagang pada saat itu jauh lebih menguntungkan dibandingkan sekarang. Daya beli masyarakat pada saat itu lebih tinggi daripada sekarang. Pengalaman-pengalaman itu telah mewarnai hidup saya. Sebagai pelajaran yang berharga. Setidaknya saya pernah merasakan bagaimana berjuang da...