Postingan

Menampilkan postingan dengan label menghormati ulama

Adab Kepada Dua Ulama yang Berbeda Pendapat

Gambar
Akhlak seorang muslim kepada saudaranya adalah cerminan hatinya yang bersih. Maka melahirkan kasih sayang yang sangat indah diantara keduanya. Asyiddau alal kuffar dan Ruhama bainahum adalah dua karakteristik yang dimiliki umat Nabi Muhammad Saw.  Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah adalah seorang mujtahid di madzhab Hanbali. Meski banyak perbedaan pandangan, Ibnu Taimiyyah tetap menghormati ulama madzhab lain. Pada suatu saat, ‘Alauddin Al Baji (724 H), salah satu ulama madzhab As Syafi’i, mutakallim dari kalangan Asy`ari, yang mempunyai majelis perdebatan bertemu dengan Ibnu Taimiyah. Al Baji berkata kepada Ibnu Taimiyah: ”Bicaralah, kita membahas permasalahan denganmu.” Akan tetapi Ibnu Taimiyah menjawab,”Orang sepertiku tidak akan berbicara di hadapan Anda, tugasku adalah mengambil faidah dari anda.” ( Tabaqat As Syafi’iyah Al Kubra , 10/341) Syaikh Syamsuddin Ad Diruthi adalah ulama besar, seorang faqih Mesir bermadzhab Asy Syafi’i, pensyarah kitab Al...

Ulama dan Kejayaan Umat

Gambar
Sepengetahuan saya yang fakir ini. Para pemimpin Islam yang berjiwa pejuang, mereka sangat dekat dengan para ulama. Sultan Nuruddin Zanki yang disebut Ibnu al Atsir, seorang sejarawan Muslim penulis kitab Al-Kamil fi-l-Tarikh , menganggapnya sebagai pemimpin Muslim yang paling adil selepas Umar bin Abdul Aziz. Dikenal karena kesalehannya. Dia sangat memperhatikan keadaan ulama di zamannya. Sehingga yang kekurangan akan tercukupi kebutuhannya. Menurut Ibnu al-Asakir, majelis-majelis ilmu yang dihadiri oleh Nuruddin bersama para ulama sangat berbobot dan berkharisma. Saat mereka duduk untuk membahas ilmu, keadaannya begitu khusyu’, “… seakan di atas kepala kami ada burung-burung berterbangan disebabkan kewibawaannya,” terang Ibnu al-Asakir. Maka begitu pula para ulama menyintai, menghormati, dan mendukung perjuangan yang dilakukannya. Sultan Shalahuddin Al Ayyubi pun demikian. Sebagai penerus Zanki, beliau sangat memperhatikan apa yang telah dilakukan oleh pendahuluny...

Berkah Menghormati Ulama

Gambar
Jika Jepang bangkit dari keterpurukannya setelah di bom atom yaitu dengan mengangkat harkat dan martabat para gurunya. Maka, Islam akan bangkit setelah para penguasa melakukan hal yang sama kepada para ulamanya. Dalam sejarah kebangkitan umat. Mulai dari zaman Umar bin Abdul Aziz, Nizamul Mulk, Nuruddin Zanki, Shalahuddin Al Ayyubi, hingga Muhammad Al Fatih, mereka begitu sangat memuliakan ulama, menjaga adab atasnya, dan menjadikannya sebagai tempat rujukan atas segenap tin dakan-tindakan penting dalam mengatur pemerintahan. Suatu saat datang sebuah surat teguran untuk Nizamul Mulk, seorang perdana menteri di masa Bani Seljuk, yang menyebutkan bahwa adanya para fuqaha dan para sufi di majelis Nizamul Mulk membuatnya lalai dari tugasnya sebagai pelaksana pemerintahan. Namun, apa jawab Nizamul Mulk terhadap surat itu? Ia menyampaikan, "Kelompok itu adalah penyangga Islam. Mereka adalah keindahan dunia dan akhirat. Kalau sendainya satu-persatu dari mereka duduk di atas kepa...