Postingan

Menampilkan postingan dengan label buya hamka

Status WA 17

Gambar
 1. Surat Al Kautsar mengandung makna yang luarbiasa besar walaupun hanya terdiri dari 3 ayat. Surat ini adalah salah satu surat yang "menghibur" Nabi Saw. atas perlakuan dan perkataan orang-orang kafir Quraisy yang mengejek beliau sebagai "batara" atau orang yang terputus keturunannya karena semua anak lelaki beliau wafat. Ayat ini diawali dengan kata "inna" "sesungguhnya", sebagai penegasan yang kuat, bahwa Allah memberi nikmat yang sangat banyak. Yang tidak terhitung jumlahnya. Kalau ada satu kenikmatan yang hilang darimu, masih banyak lagi kenikmatan yang lainnya. Maka bersyukurlah dengan mengerjakan shalat dan berkurban. Dan ayat terakhir juga diakhiri kembali dengan "inna" "sesungguhnya" justru merekalah, yaitu orang-orang kafir yang menghina itu, yang terputus dari rahmat Allah. Sedangkan kamu, Muhammad, namamu terus dikenang dan menjadi teladan sepanjang zaman.  2. Said bin Jubair, ulama tabiin, kepalanya dipenggal...

Status WA 14

Gambar
1.Buya HAMKA Rahimahullah ketika teringat mendiang istrinya, beliau bersenandung. Tapi jika tidak kuat lagi menahan rindu, beliau berwudhu, shalat taubat dan kemudian membaca Al Quran 5-6 jam. Tujuannya adalah berupaya mengalihkan dan memusatkan pikiran dan kecintaan beliau semata-mata kepada Allah. Beliau takut kecintaan kepada istrinya melebihi kecintaannya kepada Allah. 2. Saya pernah berpikir bagaimana cara para ulama salaf seperti Imam Asy Syafi'i bisa mengkhatamkan Al Quran 60x di bulan Ramadhan. Saya coba membaca dengan cepat sebisa saya, paling cepat 1 juz 30 menit. Jadi butuh 15 jam untuk mengkhatamkan Alquran. Agak sulit sepertinya. Kecepatan itu ternyata tergantung juga dari hafalan dan seringnya kita membaca Alquran. Imam Syafi'i di hari biasa mampu mengkhatamkan 30x dalam sebulan. Jadi, saat Imam Syafi'i mengkhatamkan 60x dibulan Ramadhan, beliau membacanya dengan cepat ( hadar ) karena sudah sangat kuat hafalannya, melekat bersamaan dengan tajwid, tidak berbua...

Jangan Diam, Jadilah Pembela Islam!

Gambar
Saya teringat dengan apa yang disampaikan oleh guru saya, Prof. Dr. Afif Muhammad, salah seorang guru besar UIN Bandung. Dalam suatu ceramahnya beliau berkata, dengan mengutip perkataan Imam Abul A'la Al Maududi, "Bila kita baru mempunyai silet untuk dapat menebang pohon, maka tebanglah pohon tersebut dengan silet tersebut!" Saya menangkap pesan tersebut bahwa seorang muslim mestilah memiliki sumbangsih sedikit atau banyak untuk kejayaan Islam. Bila kita tak punya harta benda untuk bersedekah, kita masih punya ilmu, tenaga, dan waktu yang dapat kita gunakan untuk memberikan manfaat bagi orang lain. Jangan hanya karena kita tidak punya harta untuk bersedekah, lalu kita, juga berhenti dari memberi manfaat dan kebaikan untuk orang lain. Kadang saya geram dengan tulisan yang dibuat oleh orang-orang sekuler. Saya berkata dalam hati, jika saya punya kemampuan menulis maka akan saya hadapi mereka. Beberapa artikel pun berhasil saya buat untuk melawan pemikiran mereka. Na...

Bahasa Menunjukkan Kualitas Seseorang

Gambar
Sultan-sultan melayu di zaman dulu sangat memperhatikan dunia kesusastraan. Mereka sangat menghargai karya-karya sastra. Pejabat tinggi hingga rakyat jelata, ulama hingga para pengikutnya berlomba-lomba dalam dunia sastra ini; baik dalam bertutur kata maupun melalui karya tulis yang mereka buat. Sastra disini bukan sekedar sastra itu sendiri. Sastra disini adalah sastra yang mengandung budi pekerti, nilai-nilai religi, hingga sebagai alat untuk memahami ilmu pengetahuan. Bila  ada peribahasa mengatakan, bahasa menunjukkan bangsa, sangat erat kaitannya dengan nilai-nilai luhur. Baik buruk sifat dan tabiat orang dapat dilihat dari tutur kata atau bahasanya. Seorang ayah berbahasa kepada putra putrinya, seorang anak berbahasa kepada orangtuanya, seorang ulama berbahasa kepada penguasa, seorang penguasa berbahasa kepada ulama dan rakyatnya. Semua orang berbahasa. Semakin baik bahasanya, semakin tinggi kualitas dirinya. Karya-karya ulama di negeri ini. Mulai dari zaman Hamzah...

Fakta Islam Indonesia Datang Langsung dari Mekah

Gambar
Saya teringat ketika masih duduk di sekolah menengah, saya diberitahu oleh guru-guru sejarah saya, berdasarkan buku rujukan sejarah sekolah, bahwa Islam di Indonesia datang pertama kali dari negeri Gujarat. Alasan yang saya ingat, karena pedagang-pedagang muslim dari Gujarat yang datang ke Indonesia. Saya yakin doktrin "Gujarat" ini banyak melekat pada benak kaum muslimin di Indonesia. Karena buku-buku sejarah sekolah tidak pernah mengajarkan adanya kemungkinan lain tentang kapannya Islam masuk ke Indonesia. Padahal jika dipelajari lebih lanjut, adanya teori-teori lain yang bisa disandingkan dengan teori Gujarat ini. Dan teori-teori itu cukup masuk akal dan bisa jadi benar karena memiliki bukti-bukti yang otentik.  Salah satu teori yang cukup kuat tentang kapan masuknya Islam di Indonesia adalah teori Mekkh. Teori ini telah dikemukakan oleh A. Hasjmy, HAMKA, Agus Salim, dan orientalis seperti T.W. Arnold, dan D.G.E. Hall. Fakta-fakta tersebut dapat disebutkan sebag...

Dahsyatnya Amal Seorang Mukmin (2)

Gambar
Sayyid Quthb dalam   Fizhilalil Quran   menjelaskan makna surat Al Ashr dengan sangat indah. Katanya, seorang mukmin dengan amalnya ibarat bunga yang tidak kuasa menahan wewangiannya.  Sejarah peradaban Islam yang agung telah menggambarkan kepada kita tentang kehebatan dan kedahsyatannya dalam berkarya. Gedung-gedung dengan nilai seni dan arsitektur tinggi bertebaran di mana-mana dan menjadi sejarah dunia yang elok untuk disaksikan. Buku-buku yang ditulis oleh para ulama begitu banyak jumlahnya dan sebagian di antaranya masih bisa kita baca hingga kini. Tapak-tapaknya masih terasa menunjukkan betapa besar dan hebatnya peradaban pada saat itu. Semangat itu tidak lain muncul dari keimanan yang kokoh dan kuat. Bila saja 313 muslim tidak mau berperang melawan kafir Quraisy yang jumlahnya lebih dari seribu orang pada perang Badar, maka berhentilah peradaban itu. Bila Thariq bin Ziyad dengan bala tentaranya yang tidak begitu banyak tidak berani menyerang orang-orang ...

Salah Paham tentang Dzikir

Gambar
Ada anggapan sebagian orang, jika orang yang berdzikir tidak mampu menghentikan perbuatan maksiatnya, maka artinya orang itu belum berdzikir. Jika seorang koruptor berdzikir, artinya koruptor itu belum berdzikir. Anggapan di atas bisa menjerumuskan banyak orang terutamanya orang-orang awam yang baru ingin memulai berdzikir. Bisa-bisa mereka menjadi tidak ingin berdzikir. Hanya gara-gara takut bel um bisa menghentikan perbuatan maksiatnya. Dzikir menjadi sesuatu yang menyeramkan dan momok yang menakutkan baginya, bukan sebuah keasyikan dan meraih manfaat yang besar di dalamnya. Kasus ini sama seperti orang yang berpendapat, jilbabkan dulu hati sebelum menjilbabkan diri. Karena hati belum berjilbab juga, akhirnya orang tersebut tidak berjilbab hingga matinya. Padahal perintah berjilbab itu ditujukan pada menutup aurat secara fisik, sedangkan masalah hati adalah urusan dia dengan Allah. Mudah-mudahan saja dengan berjilbab, hati dan perbuatannya akan lebih baik lagi daripada sebel...