Postingan

Menampilkan postingan dengan label imam ibnul qayyim

Integralitas Keilmuan Muslim Dulu dan Kini

Gambar
P ara ulama zaman dahulu dikenal ensiklopedis, ilmu apa saja yang berkembang saat itu, dipelajari. Kata Imam Abu Hanifah, kalau memakai sandal adalah ilmu maka akan aku pelajari. Imam Asy Syafi'i belajar ilmu firasat dan kedokteran. Pernah seorang tabib berdiskusi dengan Imam Asy Syafi'i, dia kaget dengan luasnya keilmuan kedokteran yang dimiliki sang Imam. Imam Bukhari selain dikenal ahli hadits, dikenal juga ahli memanah yang tiada tanding di zamannya. Imam Ibnul Qayyim menulis buku tentang psikologi cinta dengan sangat bagus. Para ulama itu seperti itu karena secara iklim pendidikan dan ilmiah di zaman itu manhaj keilmuannya adalah tauhid. Bahwa seluruh ilmu adalah milik Allah Yang Maha Esa dan mempelajarinya berarti mengesakan Allah. Bukan sekuler seperti sekarang. Kita dididik dari kecil sudah dikotak-kotakan dengan adanya jurang ilmu yang dalam. Oleh karenanya, untuk menciptakan iklim yang seperti dulu lagi menjadi tidak mudah. Untuk menciptakan orang yang ahli ekonomi te...

Status WA 7

Gambar
1. Selama 40 hari dalam perut ikat Paus, Nabi Yunus As. berzikir terus menerus, La ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadz dzalimiin , tiada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim. Hingga akhirnya Allah keluarkan beliau dari perut ikan itu. "Maka, kalau sekiranya dia (Yunus) tidak termasuk orang-orang yang banyak berzikir, niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkita." (QS. Ash Shaaffat: 143-144) 2. Salah satu fadhilah puasa adalah junnah atau perisai. Puasa dari berkata keji, marah, berkata kasar, jorok, berdusta dst. Seolah-olah puasa itu adalah perisai seorang muslim dari berbuat dosa. Maka, alangkah nikmatnya puasa bagi orang yang menjalankannya dengan penuh keikhlasan dan kesabaran. Tidak heran, karena keinginan untuk terus menerus berpuasa, sahabat Nabi terkemuka, Abdullah bin Amr bin Ash Ra. berpuasa Daud hingga masa tuanya.  3. Ada satu kaidah menarik yang disampaikan Syaikhul Islam Ibnu ...

Status WA 5

Gambar
1. Suatu ketika anda ingin berdoa tapi bingung mau membaca doa apa atau memulai dari doa apa. Maka cukuplah dengan memperbanyak membaca istighfar. Imam Ibnul Qayyim berkata: "Jadikan seluruh isi doamu permohonan maaf kepada Allah. Karena apabila Dia memaafkanmu maka semua keperluanmu akan dipenuhi oleh-Nya tanpa kamu memintanya." 2. Kisah 3 orang yang terperangkap di dalam goa dan bagaimana mereka dapat keluar darinya, begitu masyhur. Setiap orang bertawasul dengan amal saleh yang mereka miliki dan Allah mengabulkannya. Menunjukkan betapa dahsyatnya pengabulan doa dengan cara ini. Setelah anda beramal saleh dengan ikhlas, jangan sia-siakan kesempatan berharga ini untuk berdoa. Misalnya, "Ya Allah aku sudah shalat tepat waktu karena-Mu, kabulkan permohonanku ini....(sebutkan permohonan anda)." 3. Saya mendengar banyak orangtua menasehati anaknya untuk selalu menjaga shalatnya. Tadinya saya pikir, itu nasehat biasa, tetapi setelah saya renungkan lagi, nasehat itu buka...

Status WA 1

Gambar
1. Salah satu kebaikan shalat adalah karena bacaan Al Qurannya. Rasulullah Saw. bersabda dalam hadits riwayat Baihaqi, “Membaca Al Quran di dalam shalat lebih utama daripada di luar shalat.” Oleh karenanya, shalat sunahnya salafus shalih lama-lama mereka berdirinya, karena  mereka  memperbanyak membaca Al Quran di dalamnya. 2. Banyak orang enggan bicara tentang “kematian” karena sadar, ia adalah pencabut segala kenikmatan. 3. Sayidina Ali bin Abi Thalib Ra. menyebut ditutupnya aib manusia sebagai “salah satu dari enam kenikmatan utama yang diberikan Allah kepada manusia.” Coba jika Allah membuka aib kita, sudah pasti orang lain akan menjauhi kita sejauh-jauhnya. Bak mencium bau bangkai yang menjijikkan. Maka, bersyukurlah dengan kebahagiaan yang ada dirimu saat ini! 4. Orang yang ingin merasakan nikmatnya ikhlas, hendaklah ibadahnya di saat sendiri lebih banyak daripada saat ramai. 5. Kehidupan Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam selalu dihiasi dengan doa dan dzikir kepada ...

Imam Ibnu Taimiyah: Ulama Ahlussunnah dan Murabbi Agung

Gambar
Saya termasuk orang yang tidak setuju menjelek-jelekkan ulama sebesar Imam Ibnu Taimiyah. Seperti misalnya kalangan syiah dan sebagian ahlussunnah menjelek-jelekkannya dengan julukan dedengkotnya wahabi. Bagi saya beliau adalah ulama ahlussunnah waljamaah. Adapun kejelekannya yang banyak diungkapkan seperti mujasimah adalah fitnah yang dihembuskan oleh orang-orang yang tidak menyukainya. Kekurangannya, sebutlah demikian, adalah sikap kerasnya kepada musuh-musuh syariat. Beliau berhadapan secara frontal tokoh-tokoh syiah,   wahdatul wujud , sejarawan yang menyimpang, pernah beliau meludahi buku sejarah yang banyak mengandung penyimpangan, dan beliau juga pernah mengkritik kitab Sibawaih yang dianggap "kitab sucinya" ahli bahasa dan mengatakan di dalamnya terdapat 81 kesalahan. Hal ini membuat marah Imam Abu Hayyan yang sebelumnya pernah memujinya. Semua itu, kritikan itu, selagi benar, adalah amar ma'ruf nahi munkar beliau dalam menghentikan segala kemungkaran yang tamp...

Meneladani Para Ulama dalam Membaca dan Menulis

Gambar
Ketika menyaksikan deretan buku yang saya miliki, saya menjadi semakin kagum dengan para ulama penulis buku-buku itu. Terutama ulama-ulama zaman dulu semisal Imam Ath-Thabari, Imam Al-Ghazali, Imam Nawawi, Imam Ibnu Taimiyah, Imam Ibnul Qay yim, Imam Ibnu Al-Jauzy, Imam Ibnu Katsir, dan Imam Al-Qurthubi. Mereka telah menulis ratusan hingga ribuan judul dan satu judulnya ada yang mencapai ratusan jilid buku. Imam Ath-Thabari, seorang ahli sejarah dan ahli tafsir terkemuka, membiasakan diri selama 40 tahun untuk menulis 40 lembar setiap hari. Setelah kematiannya, murid-muridnya menghitung apa yang ditulisnya setiap hari. Ternyata sejak beliau berusia baligh sampai meninggalnya, terhitung kurang lebih 14 lembar yang beliau tulis setiap hari. Abu Ishaq asy-Syairazi telah menulis 100 jilid buku. Imam Ibnu Taimiyah menyelesaikan setiap buku dalam waktu satu minggu. Beliau pernah menulis satu buku penuh dalam satu kali duduk. Dan bukunya telah dijadikan referensi oleh lebih dari 1...

Beragamnya Tema Buku yang Ditulis Para Ulama

Gambar
Saya kaget ketika pada suatu ketika mendapatkan sebuah buku terjemahan berjudul  "Bergonju: Seni Bercinta dalam Islam"  karya Imam Jalaluddin As-Suyuthi di sebuah pameran buku. Saya bertanya dalam hati, apakah benar penulis buku tersebut adalah beliau? Saya berkeliling mencari buku yang serupa, saya dapatkan buku  "Sutra Ungu"  karya Abu Umar Basyir. Saya berkata dalam hati menyimpulkan, bila ada ulama sekarang men ulis masalah seks tentu merujuk pada ulama-ulama terdahulu. Saya berkata lagi, tema yang serupa pasti juga pernah dibahas oleh para ulama lainnya dan entah berapa buku yang telah ditulis mengenai hal ini. Hanya karena ketidaktahuan saya membuat saya kaget; ulama sekelas Imam Jalaluddin As-Suyuthi menulis buku tentang seks! Walaupun dijual bebas, buku ini bagusnya dibaca bagi mereka yang akan dan sudah menikah. Karena disana ada cara-cara dan posisi dalam berhubungan intim suami-istri *_* Buku-buku seks seperti ini mengingatkan saya pada buku-buku...

Rahasia Dibalik Produktivitas Menulis Para Ulama

Gambar
Jika kita membaca sejarah kehidupan para ulama, akan kita dapatkan produktivitas mereka dalam beramal saleh. Mereka adalah ahli ibadah, juru dakwah, rajin menuntut ilmu, ditangan mereka kitab-kitab bermutu ditulis. Bagaimana mereka bisa sehebat itu? Di sepertiga malam mereka bangun untuk  qiyamul lail , setelah itu mengerjakan shalat shubuh dan berdzikir hingga waktu dhuha. Setelah itu mereka mengajar atau menulis kitab. Di malam harinya mereka beribadah, membaca buku, atau menulis kitab. Jika ada waktu luang, mereka tidak pernah habiskan untuk hal yang tidak bermanfaat. Subhanallah , di antara mereka terdapat nama Imam Ibnu al-Jauzy, Imam al-Ghazali, Imam Ibnu Hazm, Imam Ibnu Taimiyah, Imam Ibnul Qayyim, Imam Ibnu Katsir, Imam Nawawi, Imam Ibnu Hajar al-Asqolani, dan sebagainya. Jika mereka beribadah, sungguh sangat lama sekali; ruku’, sujud, dan berdirinya lama. Jika mereka sedang membaca kitab, mereka berkonsentrasi penuh sehingga kitab itu seolah telah memutuskan dirinya...