Postingan

Menampilkan postingan dengan label malu

Malu dan Adab

Gambar
Orang yang mempunyai rasa malu dapat terlihat dari penjagaan adab-adab yang baik pada dirinya.  Seorang wanita yang mempunyai rasa malu tentu bukan seorang yang mengumbar auratnya di depan publik. Tapi wanita yang berjilbab sesuai dengan aturan syariat.  Seorang suami yang mempunyai rasa malu tentu bukanlah suami yang selingkuh. Tapi suami yang setia baik sang istri berada di sisinya maupun sedang tidak bersama dengannya.  Seorang pelajar yang mempunyai rasa malu tentu bukanlah pelajar yang gemar mencontek agar dapat nilai bagus. Tapi pelajar yang mengerjakan sendiri soal-soalnya; entah kelak dia mendapat nilai bagus atau tidak. Yang penting dirinya telah berusaha. Seorang yang punya rasa malu tentu akan menjaga lisannya dari dusta dan berkata yang tidak baik.  Bahkan dalam hal bersetubuh pun, suami-istri hendaknya mempunyai rasa malu. Jangan menyamai istri dengan hewan, yaitu ketika nafsu birahi memuncak, langsung saja bersetubuh tanpa perlu ...

Hakikat Malu

Gambar
“Malu itu tidaklah datang kecuali dengan membawa kebaikan.” (HR. Bukhari dan Muslim) “Malu itu kebaikan seluruhnya.”  (HR. Bukhari dan Muslim) Apa makna dari dua hadits ini? Bukankah ada saja orang yang malu dari berbuat kebaikan atau malu meninggalkan kemaksiatan? Selama ini sebagian orang salah paham tentang siapa yang dimaksud dengan orang yang memiliki rasa malu. Mereka mengatakan bahwa rasa malu identik dengan orang yang pendiam atau orang yang mengurung diri dirumah. Padahal kenyataannya tidaklah demikian. Toh, bila seorang pendiam disebut punya rasa malu, banyak di antara mereka yang diam-diam berbuat maksiat. Mereka hanya diam disaat bersama orang lain tetapi tidak diam disaat sendiri.  Hakikat rasa malu adalah mendorong seseorang untuk berbuat kebaikan dan menjauhkannya dari berbuat kejahatan. Jika melakukan hal sebaliknya, maka hal itu bukanlah rasa malu tapi kelemahan, kehinaan, dan ketidakberdayaan.  Imam Raghib al-Asfahani ra...