Postingan

Menampilkan postingan dengan label zionis

Beginilah Ketidakadilan PBB

Gambar
Saya terkesan dengan pernyataan Presiden Filipina yang mengancam akan keluar dari PBB karena ikut campur dengan kebijakan yang diambil pemerintah Filipina saat ini yang menghukum mati pengedar Narkoba. Setidaknya ini adalah contoh mereka yang berani menyuarakan ketidakadilan PBB. Bagaimana tidak? PBB begitu cepat bertindak dengan kebijakan yang baru dimulai dan kebijakan tersebut pun bisa dikatakan positif. Sementara ratusan ribu hingga jutaan orang terbunuh akibat kebiadaban  Amerika dan Zionis mereka biarkan! Hingga saat ini PBB sangat bisa dikatakan mandul dalam menghasilkan tindakan yang efektif untuk menciptakan perdamaian dunia. Hal ini terjadi karena dua hal: Pertama, PBB berada di Amerika Serikat yang notabene sebagai polisi dunia. Kedua, adanya hak veto dan hanya dimiliki oleh 5 negara maju saja. Negara yang punya Hak Veto ini dapat membatalkan seluruh keputusan PBB meskipun Mayoritas negara telah menyetujuinya! Sebagai contoh Amerika Serikat memveto Palestina mesk...

Mengapa Turki Membuka Kembali Kedutaan Besar Israel?

Gambar
Kompensasi dari dibukanya kembali kedutaan besar Israel di Turki adalah: Pertama, Israel meminta maaf kepada keluarga korban mavi marmara. Kedua, Israel membayar 20 juta dolar atau sekitar 260 milyar rupiah untuk keluarga korban mavi marmara. Ketiga, Turki akan bebas memberikan bantuan kepada rakyat Gaza. Tahap pertama, pada awal juli lalu Turki sudah memberikan 11 ribu ton bantuan pangan. Selanjutnya Turki akan membangun fasiltas-fasilitas di Gaza seperti pembangkit listrik, pabrik pengolahan air minum, termasuk kontruksi pembangunan rumah tinggal dan 200 tempat tidur untuk rumah sakit persahabatan Turki-Palestina. Agen Pembangunan dan Kerjasama Internasional Turki (TIKA) meluncurkan proyek senilai 13 juta dolar untuk membangun 320 unit rumah di Jalur Gaza untuk warga Palestina yang rumahnya dihancurkan pada 2014 oleh Zionis Israel. Saya menyebut upaya Turki untuk membantu rakyat Gaza sebagai "jalur turki". Setelah sebelumnya banyak bantuan dikirim lewat "...