Postingan

Menampilkan postingan dengan label muhammad al fatih

Ulama dan Kejayaan Umat

Gambar
Sepengetahuan saya yang fakir ini. Para pemimpin Islam yang berjiwa pejuang, mereka sangat dekat dengan para ulama. Sultan Nuruddin Zanki yang disebut Ibnu al Atsir, seorang sejarawan Muslim penulis kitab Al-Kamil fi-l-Tarikh , menganggapnya sebagai pemimpin Muslim yang paling adil selepas Umar bin Abdul Aziz. Dikenal karena kesalehannya. Dia sangat memperhatikan keadaan ulama di zamannya. Sehingga yang kekurangan akan tercukupi kebutuhannya. Menurut Ibnu al-Asakir, majelis-majelis ilmu yang dihadiri oleh Nuruddin bersama para ulama sangat berbobot dan berkharisma. Saat mereka duduk untuk membahas ilmu, keadaannya begitu khusyu’, “… seakan di atas kepala kami ada burung-burung berterbangan disebabkan kewibawaannya,” terang Ibnu al-Asakir. Maka begitu pula para ulama menyintai, menghormati, dan mendukung perjuangan yang dilakukannya. Sultan Shalahuddin Al Ayyubi pun demikian. Sebagai penerus Zanki, beliau sangat memperhatikan apa yang telah dilakukan oleh pendahuluny...

Berkah Menghormati Ulama

Gambar
Jika Jepang bangkit dari keterpurukannya setelah di bom atom yaitu dengan mengangkat harkat dan martabat para gurunya. Maka, Islam akan bangkit setelah para penguasa melakukan hal yang sama kepada para ulamanya. Dalam sejarah kebangkitan umat. Mulai dari zaman Umar bin Abdul Aziz, Nizamul Mulk, Nuruddin Zanki, Shalahuddin Al Ayyubi, hingga Muhammad Al Fatih, mereka begitu sangat memuliakan ulama, menjaga adab atasnya, dan menjadikannya sebagai tempat rujukan atas segenap tin dakan-tindakan penting dalam mengatur pemerintahan. Suatu saat datang sebuah surat teguran untuk Nizamul Mulk, seorang perdana menteri di masa Bani Seljuk, yang menyebutkan bahwa adanya para fuqaha dan para sufi di majelis Nizamul Mulk membuatnya lalai dari tugasnya sebagai pelaksana pemerintahan. Namun, apa jawab Nizamul Mulk terhadap surat itu? Ia menyampaikan, "Kelompok itu adalah penyangga Islam. Mereka adalah keindahan dunia dan akhirat. Kalau sendainya satu-persatu dari mereka duduk di atas kepa...

Dahsyatnya Amal Seorang Mukmin (2)

Gambar
Sayyid Quthb dalam   Fizhilalil Quran   menjelaskan makna surat Al Ashr dengan sangat indah. Katanya, seorang mukmin dengan amalnya ibarat bunga yang tidak kuasa menahan wewangiannya.  Sejarah peradaban Islam yang agung telah menggambarkan kepada kita tentang kehebatan dan kedahsyatannya dalam berkarya. Gedung-gedung dengan nilai seni dan arsitektur tinggi bertebaran di mana-mana dan menjadi sejarah dunia yang elok untuk disaksikan. Buku-buku yang ditulis oleh para ulama begitu banyak jumlahnya dan sebagian di antaranya masih bisa kita baca hingga kini. Tapak-tapaknya masih terasa menunjukkan betapa besar dan hebatnya peradaban pada saat itu. Semangat itu tidak lain muncul dari keimanan yang kokoh dan kuat. Bila saja 313 muslim tidak mau berperang melawan kafir Quraisy yang jumlahnya lebih dari seribu orang pada perang Badar, maka berhentilah peradaban itu. Bila Thariq bin Ziyad dengan bala tentaranya yang tidak begitu banyak tidak berani menyerang orang-orang ...

Keniscayaan Hadirnya Pemimpin Islam Ditengah Kezaliman

Gambar
Lahirnya seorang pemimpin yang saleh, adil, dan bijaksana ditengah kezaliman adalah sebuah keniscayaan. Ditengah kezaliman Raja-Raja Bani Umayah, lahirlah Amirul Mukminin Umar bin Abdul Aziz. Ketika mengetahui Kekhalifahan dipimpin oleh pemimpin yang adil, Imam Ja'far Ash Shadiq bin Muhammad Al Baqir bin Ali bin Husein bin Ali bin Abi Thalib, pemuka dari kalangan Bani Alawi menyerukan kaumnya agar memenuhi seruan Amirul Mukminin, menghentikan pertumpahan darah, dan menjauhi taqiyah. Ditengah-tengah dominasi Eropa dalam menguasai Yerusalem dan Masjidil Aqshanya, lahirlah sosok panglima yang pemberani, mujahid yang saleh, dan sultan yang adil; Shalahuddin Al Ayyubi. Di mana beliau mampu menyusun kekuatan dan menyatukan umat Islam saat itu guna meraih kemenangan dalam menghadapi kaum Salibis yang keji dan bengis.  Ditengah kemewahan dan kemegahan kekhalifahan Utsmani lahir khalifah yang saleh, zuhud sekaligus panglima perang yang pemberani, sang penakluk Konstantinopel; Muh...