Postingan

Menampilkan postingan dengan label membaca

Motivasi Membaca dari Kisah Badiuzzaman Said Nursi

Gambar
 Suatu ketika Imam Said Nursi muda menemui kakaknya,  Abdullah,  yang merupakan guru di sebuah madrasah. Abdullah berkata, "Aku telah menyelesaikan "Syarh Asy Syamsi" (buku tentang logika karya Qutbuddin Ar Razi) sejak kamu di sini dahulu. Apa yang sudah kamu baca?" Said menjawab, "Aku telah membaca 80 buku." "Apa maksudmu?"  "Ya,  aku telah membaca 80 buku. Dan aku telah membaca banyak karya yang tidak termasuk dalam silabus." Abdullah nyaris tidak percaya dengan apa yang dikatakan adiknya. Sehingga akhirnya dia mengujinya. Abdullah pun dibuat takjub dan  kagum dengan apa yang telah dilakukan adiknya ini. Walaupun sebagai kakak, Abdullah berguru kepada adiknya. Karena ilmu sang adik lebih banyak daripada dirinya.  Diskusi di awal mengesankan bagi saya. Pertemuan mereka dibuka dengan pertanyaan,  "Apa yang sudah kamu baca?" Ya, apa yang sudah kamu baca hari ini, minggu ini,  bulan ini?

Manfaat dari Menulis Pemikiran Kita Sendiri

Gambar
Saya berpikir, alangkah pentingnya menulis pemikiran kita dalam sebuah tulisan ataupun buku. Agar orang tahu apa sejatinya kita. Agar orang bisa langsung membaca dan mengomentari pemikiran kita dan mengungkap tentang benar atau tidaknya diri kita. Bukan sebatas kata fulan dan fulan tentang kita, yang bisa saja salah memahami sejatinya kita. Saya mengambil satu contoh saja. Yaitu sosok Imam Abu Hasan Asy Syadzili. Beliau adalah pendiri tarekat Syadziliah. Sekilas dari sejarah  yang saya baca tentang diri beliau, beliau adalah sufi yang hanif atau dalam bahasa Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, shufiyyah al haqaiq. Selain dikenal sebagai seorang sufi, beliau juga dikenal sebagai ahli hadits dan fuqaha terutama mazhab Maliki. Keahlian ini membuatnya memiliki pengendalian diri terhadap segala bentuk aktivitas kesufiannya. Baginya, mengikuti sunnah Rasulullah merupakan sebuah syarat untuk sukses melangkah di jalan kesufian. Pemikiran ini sepertinya tidak jauh berbeda dengan pemikir...

Resensi Singkat Buku Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah

Gambar
Saya mendapatkan buku ini ketika saya duduk dikelas 1 SMA. Yaitu sekitar tahun 1995/1996. Ketika baru pertama kali mendapatkannya, saya sangat antusias membacanya hingga berhasil mengkhatamkannya tidak hanya sekali. Saya terbantu dengan terjemahannya yang bagus sehingga membuat saya yang awam ini mudah memahaminya. Alhamdulillah ketika orang lain saat ini bingung tentang siapa itu Ibnu Taimiyah, saya sudah mendapat gambaran yang jelas tentang diri beliau sejak lama melalui buku ini. Mengapa buku ini? Pertama, buku ini ditulis oleh Syaikh Abul Hasan Ali Al Hasani An Nadawi, ulama besar asal India. Nasab beliau sampai kepada Hasan bin Ali bin Abi Talib r.a. Beliau terkenal lewat bukunya "Maza khasiral alam bi inhitatil Muslimiin" (Apakah Kerugian Dunia Akibat Kemunduran Umat Islam) yang telah dipuji banyak ulama sebagai karya yang patut dibaca dan juga telah diterjemahkan ke dalam banyak bahasa. Karya tersebut telah mengantarkan beliau untuk mendapatkan The King Faishal ...

Ganti Menonton Televisi dengan Kegiatan Membaca

Gambar
Bila saya disuruh memilih, membaca atau menonton televisi, maka saya akan memilih membaca. Mengapa? Karena, membaca bersifat aktif sedangkan menonton televisi bersifat pasif. Dengan membaca kita seolah berdialog dengan penulisnya, mengkritisinya, bahkan kita bisa bertanya tentang sesuatu yang memang harus kita tanyakan. Membaca juga memberikan warna bagi pemikiran kita sehingga kreativitas kita be rtambah. Membaca dapat menghubungkan satu jaringan sel dengan sel-sel lainnya di dalam otak kita sehingga kita menemukan pencerahan, ide dan gagasan baru yang bermanfaat bagi kita dan bisa jadi bagi umat manusia.   Seluruh aktivitas membaca sangat bermanfaat mulai dari awal hingga akhir. Bila waktu Anda sibukkan dengan membaca, maka waktu itu penuh dengan kebaikan. Sebaliknya bila Anda menghabiskan waktu dengan berjam-jam menonton televisi, ia tidak memberikan Anda manfaat kecuali tayangan itu memang benar-benar bermanfaat. Menonton acara-acara yang tidak bermanfaat sama seperti haln...

Lima Manfaat Membaca Menurut Hasil Penelitian Modern

Gambar
Membaca  adalah kegiatan meresepsi, menganalisa, dan mengintepretasi yang dilakukan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang hendak disampaikan oleh penulis dalam media tulisan. Berikut ini lima manfaat membaca menurut hasil penelitian modern: Memacu Otak Anda Berpikir dan Berkonsentrasi Membaca memberikan jenis latihan yang berbeda bagi otak dibandingkan menonton TV atau mendengarkan radio. Baik ketika Anda memahami halaman per halaman atau hanya sekedar memindai instruksi manual mesin pembuat kopi, bagian otak yang telah mengembangkan fungsi-fungsi lain — seperti kemampuan imajinasi, bahasa dan pembelajaran asosiatif — semua terhubung dalam sirkuit saraf tertentu untuk membaca. Ini merupakan hal yang sangat menantang, kata Ken Pugh, PhD, presiden dan direktur penelitian Haskins Laboratories kepada majalah  Oprah . Kebiasaan membaca memacu otak Anda berpikir dan berkonsentrasi. Menjaga Keremajaan dan Kesehatan Otak Membenamkan diri dalam buku yang bagus ben...