Postingan

Menampilkan postingan dengan label utsmaniyah

Kebangkitan Islam VS Sekulerisme

Gambar
Orang-orang sekuler atau mereka yang ingin meraih kemajuan bangsa dengan tanpa Islam harus mempelajari Muqaddimah karya Ibnu Khaldun. Ini bukan karena beliau orang Arab dan ulama. Mari kita kesampingkan dulu kepakarannya di bidang agama. Sesuatu yang paling dibenci kaum sekuler. Tapi mari kita pandang dirinya sebagai ilmuwan yang keilmuannya diakui dunia dari zamannya hingga kini. Salah seorang ahli sejarah terkemuka, Arnold Toynbee, mengatakan, "Kitab Muqaddimah-nya tentang filsafat sejarah tanpa ragu lagi merupakan pencapaian yang luar biasa, yang pernah diciptakan oleh akal manusia di sepanjang waktu dan tempat." Berkat buku itu, Arnold Toynbee terbimbing dalam menulis buku besarnya, A Study History yang terdiri dari 12 jilid. Dia menulis tentang kisah berdirinya 22 peradaban dalam sejarah manusia. Menurutnya, suatu peradaban akan berdiri dan maju dengan merespon tantangan tertentu baik berupa tantangan yang bersifat materi maupun sosial. Sebuah perad...

Kemerdekaan Hakiki

Gambar
Melihat bangsa-bangsa besar dari zaman dulu hingga kini adalah berdiri diatas pendirian kemerdekaan. Bukan sebatas merdeka dari satu pihak sementara dipihak lain tidak merdeka. Seperti halnya lepas dari mulut harimau, masuk ke mulut buaya. Bukan itu. Kemerdekaan artinya jati dirinya sebagai hamba Allah yang berhak menentukan kemana dirinya melangkah berdasarkan undang-undang Allah. “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan), “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu.” (QS. An-Nahl ayat 36) Mustafa Kemal menghapus kekhalifahan Utsmani. Dia berpandangan bahwa yang menyebabkan segala kemerosotan di Turki adalah kekhalifahan tersebut. Dia ingin merdeka dari kebodohan tersebut tapi kemudian dia meninggalkan jatidiri bangsanya yang Islam. Kemudian terperangkap dan terbelenggu lagi pada sosok lain yang jauh lebih buruk dari pembelenggu sebelumnya, yaitu dunia Barat. Dengan mengatakan bahwa agama tidak ada tempat di dalam sosi...

Benarkah Arab Saudi Biang Pemberontakan Terhadap Khalifah Utsmaniyah?

Gambar
Selama ini saya sering mendengar dari salah satu harokah sebelah yang sering meributkan bahwa kerajaan Arab Saudi adalah salah satu penyebab runtuhnya Daulah Khilafah Utsmaniyah. Lalu mereka mengatakan bahwa kerajaan Arab Saudi berkomplot dengan Inggris untuk mengusir Daulah Khilafah dari tanah Arab. Akhir-akhir ini yang meributkan hal ini tidak hanya dari harokah tersebut, tapi juga sebagian dari saudara saya dari ASWAJA dan dari kelompok syiah yang berwajah sunni. Apakah benar yang terjadi seperti itu? Saya bukan orang yang sering mereka sebut sebagai "wahabi". Dalam beberapa pendapat, saya berbeda dengan kelompok ini. Namun saya selalu ingin bersikap adil, entah kepada kawan dekat maupun kawan jauh, dan kepada musuh sekalipun. Agar saya dapat lebih obyektif dalam menilai. Pertama, wilayah Daulah Utsmaniyah terbentang luas dari Asia, Afrika, hingga sebagian Eropa. Arab Saudi hanyalah sedikit wilayah dari sekian besar wilayah Daulah Utsmaniyah. Jika Arab Saudi yang di...