Postingan

Menampilkan postingan dengan label mualaf

Mualaf Menggoncang Dunia

Gambar
Ini adalah salah satu buku yang pernah saya tulis dengan menggunakan nama pena "Sa'id Ramadhan Al Hafidz". Nama pena ini saya ambil dari nama dua ulama besar: DR. Said Ramadhan menantu Hasan Al-Banna dan DR. Said Ramadhan Al Buthi rahimahumullah. Sayang sekali buku ini kini hilang entah dimana. Foto buku saya ambil dari google saja barusan. Buku ini termasuk yang best seller pada saat itu. Yang saya ingat, karena sudah cetakan ke 4. Buku ini diberi kata pengantar Prof. Dadang  Kahmad (guru besar UIN Bandung dan ketua PW Muhammadiyah Jabar saat itu) Kesimpulan setelah saya meneliti tentang para mualaf, saya mendapati para mualaf itu sangat terpengaruh dengan syariat Islam. Mereka membaca Alquran, alhadits dan sejarah nabi dan melakukan komparasi dengan agama-agama lain selama bertahun-tahun lamanya lewat proses sadar, tunduk pada kebenaran dan tanpa paksaan. Jadi jangan heran jika mualaf-mualaf ini lebih kuat keislamannya ketimbang kebanyakan orang Islam yang terlahir seba...

Pengaruh Ibadah Bagi Umat Islam

Gambar
Ada seorang mualaf menceritakan mengapa dia masuk Islam. Baginya, Islam itu agama yang suci. Agama yang dulu dia anut (Kristen) beribadah seminggu sekali tetapi Islam mengajarkan pemeluknya untuk beribadah minimal 5 kali sehari. Pikirannya, orang Islam pasti lebih suci dibanding orang Kristen karena waktu untuk mensucikan diri jauh lebih banyak. Allah Swt. memberikan kita terminal-terminal kehidupan agar kita dapat mengisi baterai hati kita. Dengan baterai itu, hati tetap menyala, menunjukkan kepada kita jalan yang seharusnya kita lalui. Terminal-terminal itu seperti shalat lima waktu, membaca alquran, dzikir, doa, shalat sunah, qiyamul lail, shaum, haji, dst. Bila umat Kristiani disebut sebagai pengikut Isa atau Yesus tentu dia haruslah banyak beribadah sebagaimana ajaran Yesus yang banyak berisikan nilai-nilai ruhani. Seharusnya umat Kristiani memiliki terminal-terminal kehidupan jauh lebih banyak daripada yang dimiliki umat Islam. Tapi kenyataannya hari ini tidak demikian. Um...

Pengaruh Syariat dalam Keberhasilan Dakwah Islam

Gambar
Saya pernah membaca kisah tentang seorang mualaf yang berasal dari Eropa. Dia ditanya mengapa ia bisa menjadi mualaf. Jawabannya, ketika belum memeluk Islam, ia pernah mempekerjakan seorang supir. Supir ini sangat rajin beribadah. Yang membuatnya takjub adalah, supir tersebut selalu mengucapkan kalimat basmalah ketika memulai suatu pekerjaan. Ketika keluar rumah ia mengucapkan basmalah, menyalakan mesin mobil mengucapkan basmalah, dan seterusnya. Hal itu membuat mualaf ini pe nasaran dan bertanya-tanya apa makna dari kalimat yang sering diucapkannya itu. Setelah mendapat jawabannya ia baru paham. Kemudian direnungkan, lama-lama ia sadar tentang kebenaran Islam. Pada akhirnya ia memutuskan untuk menjadi seorang muslim. Sahabat, dalam sejarah dakwah Islam. Mulai dari zaman Rasulullah Saw. dan para sahabatnya hingga saat ini, dakwah Islam yang berhasil adalah dakwah yang berpegang teguh pada syariat. Bagi saya, salah satu fungsi syariat adalah sebagai identitas seorang muslim. Cont...